BANTUL – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu tata kelola kelembagaan dan profesionalisme aparatur sipil negara, jajaran pimpinan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang yakni Kepala Madrasah, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd, Kepala Tata Usaha (TU) dan Wakil Kepala (Waka) Bidang Akademik melaksanakan agenda studi tiru ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul.

Kegiatan strategis ini dilaksanakan secara sinergis bersama dengan rombongan Kantor Kementerian Agama Kota Malang, dengan fokus utama pada studi komparatif Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) serta sistem penilaian kinerja pegawai.

Kunjungan ini disambut hangat oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul beserta jajarannya. Pertemuan ilmiah ini membuka ruang diskusi yang mendalam mengenai digitalisasi pelayanan publik diintegrasikan dengan ruh pelayanan yang cepat, cekatan, dan prima, sekaligus memastikan ruang inklusivitas yang harmonis dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.

Bagi MTsN 1 Kota Malang, esensi inovasi layanan yang berorientasi pada masyarakat ini akan diimplementasikan dalam penguatan pelayanan prima kepada para murid, orang tua/wali murid, serta masyarakat luas. Salah satu rencana strategis yang dibahas adalah penjajakan kerja sama taktis lintas instansi, seperti dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), untuk mempermudah dan mempercepat penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) serta pembaruan dokumen kependudukan lainnya bagi para peserta didik secara terintegrasi di madrasah.

​Di samping inovasi pelayanan publik dalam kunjungan ini juga mendalami sistem Alih Media Digital berbasis kearsipan yang telah sukses diterapkan di Kemenag Bantul. Melalui pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik (TTE) dan modernisasi perangkat pemindai (scanner), sistem alih media ini terbukti mampu menghemat biaya operasional secara signifikan serta meningkatkan keamanan dokumen. Praktik baik tata kelola arsip digital ini menjadi poin krusial yang siap diadaptasi di lingkungan tata usaha madrasah guna mewujudkan manajemen perkantoran yang nirkertas (paperless), efektif, cepat, dan modern.

​Terkait substansi Manajemen SDM dan Penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), studi tiru ini menggarisbawahi pentingnya perubahan pola pikir (change mindset) seluruh aparatur madrasah demi mendukung akuntabilitas ZI. Keberhasilan sebuah inovasi layanan yang berorientasi masyarakat sangat bergantung pada objektivitas penilaian kinerja pegawai. Melalui penerapan sistem penilaian SKP yang transparan, setiap pegawai akan menerima hasil penilaian yang objektif dan selaras dengan capaian riil kinerjanya.

​Melalui studi tiru yang sarat makna ini, MTsN 1 Kota Malang berkomitmen untuk segera mengintegrasikan pengelolaan SDM yang akuntabel dengan pengembangan inovasi berbasis layanan masyarakat. Langkah transformatif ini diharapkan mampu membawa lompatan besar bagi mutu pelayanan akademik dan administrasi di lingkungan MTsN 1 Kota Malang. (Humas Matsanewa)