Home » Berita Terbaru » Kisah Guru MTsN 1 Kota Malang Pemenang Kompetisi Blog Tingkat Nasional
Kisah Guru MTsN 1 Kota Malang Pemenang Kompetisi Blog Tingkat Nasional

Kisah Guru MTsN 1 Kota Malang Pemenang Kompetisi Blog Tingkat Nasional

Kota Malang (MTsN 1) – Yoga Prasetya, guru MTsN 1 Kota Malang, mencatatkan prestasi tingkat nasional dalam kompetisi blog “Mengajar di Kompasiana” periode November 2020. Dari 300 peserta guru dan dosen se-Indonesia, Bilik Apresiasi (nama pena Yoga Prasetya) meraih peringkat 8. Tidak hanya menjadi pemenang, artikel-artikel terbaiknya pun berhasil dibukukan dan mendapatkan ISBN (International Standard Book Number) pada Februari 2021.

Saat dihubungi pada Selasa (16/2/2021), Yoga mengatakan, seluruh artikel dalam buku tersebut mendapat label pilihan dari seorang editor tingkat nasional.

“Buku ini merupakan kumpulan artikel terbaik saya pada periode Agustus 2020 hingga Februari 2021. Alhamdulillah, selama periode tersebut, saya mendapatkan banyak apresiasi hingga lahirlah buku ini,” ungkap penulis buku Semesta Sang Guru.

Buku terbaru Yoga Prasetya ini berisi 60 artikel yang dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama berisi 20 cerpen pilihan yang mayoritas bergenre misteri. Selain tentang misteri, ada tujuh cerpennya yang bertema sepak bola dan sosial.

Bagian kedua buku ini terdiri atas 20 esai inspiratif. Esai berjudul “Mengapa Saya Suka Bahasa Indonesia” mengawali bagian ini. Sebagai seorang guru, Yoga selalu menulis esai yang berasal dari pengalaman pribadinya. Misalnya, artikel tentang “Mengenal 10 Impian Anak Sekarang, dari Pegawai Kereta Api hingga Ahli Bahasa”. Esai berjudul “Berbagi Kisah Membina Anak Menulis Dongeng hingga Juara Tingkat Nasional” menjadi esai terakhir yang apik untuk dibaca.

Puisi Favorit menjadi bagian terakhir dari buku ini. Puisi “Narasi Imani” menjadi puisi favorit penulis yang sangat layak dibaca karena mengandung nilai spiritual universal. Tidak berhenti di situ, puisi-puisi dalam buku ini memang mayoritas menyuguhkan nilai religius yang dalam. Mulai dari puisi “Manusia” hingga puisi penutup buku ini yang berjudul “Bertahan”, semuanya menjadi sebuah Semesta Sang Guru yang komprehensif, menarik, dan semoga bermanfaat untuk pembaca. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*