Pada hari Jumat, 27 Februari 2026, Aula Matsanewa MTsN 1 Kota Malang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan “Tasbih Ramadhan 1447 H”. Kegiatan yang ditujukan sebagai sarana pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) ini mengusung tema besar, yaitu “Meneladani Al-Quran dalam Etos dan Integritas Kerja”. Agenda ini bertujuan untuk memperkuat spiritualitas sekaligus profesionalitas seluruh staf pendidik dan kependidikan di lingkungan MTsN 1 Kota Malang di tengah suasana bulan suci.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan yang hangat, disusul dengan lantunan merdu ayat suci Al-Quran serta pembacaan Asmaul Husna yang menambah kekhusyukan suasana pagi di aula. Dalam kesempatan tersebut, Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd. menyampaikan laporan kegiatan yang menekankan pentingnya pengembangan karakter GTK.
Kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang turut memberikan nilai strategis melalui sambutan dan arahan mengenai pentingnya menjaga kedisiplinan serta integritas ASN di lingkungan madrasah. Salah satu momen penting dalam acara ini adalah prosesi penandatanganan MoU Peningkatan Kompetensi GTK. Kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen MTsN 1 Kota Malang dalam memastikan seluruh tenaga pendidik terus beradaptasi dengan perkembangan zaman namun tetap berpijak pada nilai integritas yang kokoh.
Selain penguatan kompetensi, aspek literasi dan kepedulian sosial juga ditonjolkan melalui penyerahan secara simbolis Wakaf Buku kepada pihak madrasah. Puncak acara kemudian diisi dengan Tausiah Ramadhan yang disampaikan oleh Ust. H. Dr. Rijal Mumazziq Z, M.H.I. Dalam ceramahnya, beliau memaparkan bagaimana Al-Quran memberikan panduan komprehensif mengenai etos kerja. Bekerja bukan sekadar mencari nafkah, melainkan bentuk manifestasi iman yang menuntut kejujuran dan totalitas.
Kegiatan Tasbih Ramadhan 1447 H ini diakhiri dengan penutupan dan doa bersama yang dipanjatkan untuk keberkahan seluruh keluarga besar Matsanewa. Melalui pembinaan ini, diharapkan seluruh GTK MTsN 1 Kota Malang dapat mengimplementasikan nilai-nilai Al-Quran dalam setiap tugas keseharian, sehingga mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang berintegritas dan berprestasi. Semangat transformasi ini diharapkan terus terjaga bahkan setelah bulan suci Ramadhan berakhir. (Humas Matsanewa)
