MALANG– Semangat membara ditunjukkan oleh Annisah Abiyyah Nadheera, murid berprestasi dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang. Sebagai jawara lokal, Annisah resmi dilepas untuk mewakili Kota Malang dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Surabaya pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026.
Annisah akan turun di cabang olahraga (cabor) pencak silat, sebuah seni bela diri warisan budaya bangsa yang menuntut keselarasan antara fisik, mental, dan spiritual. Keberangkatannya bukan sekadar mengejar medali, melainkan sebuah misi untuk mengharumkan nama kota serta membuktikan bahwa generasi muda madrasah mampu bersaing di panggung olahraga tertinggi daerah.
Dedikasi dan Latihan Tanpa Lelah
Langkah Annisah menuju tingkat provinsi tidak diraih secara instan. Di balik seragam silatnya, ada tetesan keringat dari latihan disiplin yang konsisten di sela-sela kesibukan akademiknya di MTsN 1 Kota Malang. Dukungan penuh dari pihak sekolah, pelatih, dan orang tua menjadi bahan bakar utama bagi Annisah untuk terus melampaui batas kemampuannya.
Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian sang murid. Beliau berharap perjuangan Annisah dapat menjadi inspirasi bagi murid MTsN 1 Kota Malang lainnya. “Annisah adalah bukti nyata bahwa prestasi akademik dan nonakademik bisa berjalan beriringan. Kami semua mendoakan yang terbaik agar ia bisa tampil percaya diri, sportif, dan membawa pulang hasil yang membanggakan,” ujar beliau.
Pencak silat bukan hanya soal menang atau kalah di atas matras. Olahraga ini adalah cara dirinya belajar tentang nilai-nilai ksatria, menghormati lawan, dan mengontrol diri. Selamat berjuang Annisah. (Humas Matsanewa)
