Malang, 18 Agustus 2026— Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di MTsN 1 Kota Malang berlangsung semarak dan penuh kehangatan. Tahun ini, kemeriahan peringatan kemerdekaan terasa semakin istimewa karena tidak hanya melibatkan murid dan GTK, tetapi juga menghadirkan perwakilan orang tua melalui Parents of Class Organization (POCO) serta warga negara Amerika Serikat (USA), Mr. David dan Mrs. Kareen, yang turut ambil bagian dalam berbagai lomba.
Sejak pagi, suasana madrasah telah dipenuhi semangat kemerdekaan. Kegiatan diawali dengan makan bersama Better dari Mayora, yang menjadi momen sederhana tetapi bermakna untuk mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar MTsN 1 Kota Malang. Murid, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua berbaur dalam suasana penuh kegembiraan.
Kemeriahan kemudian berlanjut dengan lomba estafet antarmurid kelas VII, VIII, dan IX. Semangat kompetisi terlihat dari antusiasme para peserta yang berusaha memberikan penampilan terbaik bagi kelas masing-masing. Sorak-sorai dan dukungan teman-teman membuat suasana semakin meriah.
Namun, yang menjadi perhatian menarik dalam perayaan tahun ini adalah keikutsertaan POCO sebagai perwakilan orang tua murid. Para orang tua tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi ikut turun langsung menjadi bagian dari kemeriahan peringatan kemerdekaan. Bersama GTK, mereka mengikuti berbagai permainan yang mengundang tawa sekaligus mempererat hubungan antara madrasah dan orang tua.
Salah satu lomba yang paling mencuri perhatian adalah Billiard Tempeh dan Pancing Kerupuk. Permainan yang sederhana tersebut justru menghadirkan suasana yang sangat hidup. GTK dan POCO saling beradu strategi, kecepatan, dan ketangkasan. Gelak tawa pun pecah ketika peserta harus menghadapi tantangan yang tidak biasa.
Keseruan semakin lengkap dengan Lomba Masak 3T (Tahu, Tempe, dan Telur) yang diikuti oleh GTK. Bahan makanan yang sederhana diolah menjadi hidangan kreatif melalui kerja sama dan inovasi masing-masing peserta.
Menariknya, Mr. David dan Mrs. Kareen, warga negara Amerika Serikat, turut berpartisipasi dalam Lomba Masak 3T. Kehadiran keduanya menjadi pemandangan unik sekaligus membuktikan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan bersama siapa saja, tanpa mengenal batas negara dan budaya.
Dengan penuh antusiasme, Mr. David dan Mrs. Kareen berbaur bersama GTK dalam suasana perlombaan. Tahu, tempe, dan telur yang merupakan bahan makanan yang dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia menjadi bagian dari pengalaman budaya yang menyenangkan bagi keduanya.
Keterlibatan POCO dan warga negara asing tersebut memberikan pesan penting bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya milik murid, guru, atau warga negara Indonesia semata. Kemerdekaan juga dapat menjadi ruang untuk membangun persahabatan, memperkenalkan budaya Indonesia, serta mempererat hubungan antarmanusia.
Civitas MTsN 1 Kota Malang melalui kegiatan ini menunjukkan bahwa madrasah bukan hanya tempat berlangsungnya proses pembelajaran, tetapi juga ruang untuk membangun kebersamaan, toleransi, gotong royong, dan persaudaraan.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di MTsN 1 Kota Malang akhirnya bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi cerita tentang murid yang bersemangat dan menjujung sportivitas, orang tua yang ikut bergerak, GTK yang penuh kreativitas, serta sahabat dari Amerika Serikat yang ikut merasakan kegembiraan kemerdekaan Indonesia.
Dari halaman madrasah, semangat itu terasa nyata: berbeda peran, berbeda latar belakang, bahkan berbeda kewarganegaraan, tetapi dapat tertawa, bermain, dan merayakan kemerdekaan bersama. (Humas Matsanewa)
