MALANG– Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., memberikan pengarahan mendalam dalam acara Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Malang. Acara yang mengusung misi besar membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) ini digelar di Aula MTsN 1 Kota Malang pada Selasa, 30 Juni 2026, mulai pukul 13.00 WIB.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Agama (Wamenag) menekankan bahwa membangun integritas bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah klausul yang tak terelakkan bagi setiap abdi negara. Ia mengajak seluruh ASN untuk melakukan pengayaan perspektif dalam melihat esensi dari sebuah pekerjaan. “Bekerjalah kamu, karena Allah akan menilai hasil pekerjaanmu. Bekerja adalah perintah Allah dan Rasul. Bagi orang yang beriman, bekerja adalah ibadah. Oleh karena itu, kita bekerja semata-mata untuk Allah SWT,” tegas KH. Romo Muhammad Syafi’i di hadapan ratusan ASN yang hadir.
Beliau juga mengingatkan esensi kepemilikan alam semesta bahwa segala apa yang ada di bumi, di langit, dan di antaranya adalah kepunyaan Allah SWT. Manusia, sebagai milik Allah, diberikan kebebasan untuk menggunakan umur dan kesempatannya. “Pesan saya kepada seluruh ASN, kita ini sedang ‘menjual’ amal dan dedikasi kita kepada Allah. Dalam proses jual beli spiritual ini, risikonya harus mengarah pada zona integritas. Jika kita memberikan yang terbaik, Allah yang akan membayar langsung sesuai dengan apa yang kita berikan,” tambahnya memotivasi.
Komitmen Nyata dan Langkah Menuju TPN
Sebagai bukti bahwa komitmen yang kuat akan melahirkan perubahan yang nyata, acara ini juga meresmikan Penandatanganan Dukungan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM.
Penandatanganan yang disaksikan langsung oleh Wamenag RI ini menjadi wujud kesungguhan seluruh jajaran Kemenag dalam membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani.
Momentum ini terasa kian istimewa karena MTsN 1 Kota Malang, tempat berlangsungnya acara, resmi menjadi salah satu madrasah di bawah naungan Kemenag Kota Malang yang berhasil maju ke tahap Tim Penilai Nasional (TPN) untuk meraih predikat WBK.
Dengan adanya pembinaan dan penandatanganan komitmen ini, Kemenag Kota Malang bersama jajaran Malang Raya siap melangkah pasti menuju birokrasi yang bersih, berintegritas, dan melayani dengan segenap hati. (Humas Matsanewa)
