MALANG — Suasana kehangatan dan rasa syukur mewarnai acara penarikan resmi mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Fakultas Humaniora Jurusan Sastra Inggris Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang yang bertugas di MTsN 1 Kota Malang pada Kamis, 27 Agustus 2026. Acara ini menandai berakhirnya masa pengabdian dan implementasi keilmuan para mahasiswa di lembaga pendidikan menengah madrasah tersebut.

Kegiatan pelepasan ini dihadiri langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Mira Shartika, M.A. TESL, serta Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik MTsN 1 Kota Malang, Dr. Luluk Hariroh, S.Pd., M.Si..

Sinergi Akademis dan Pengalaman Lapangan

Selama masa PKL, tim yang terdiri dari 4 mahasiswa tersebut telah mendedikasikan waktu dan ilmu perkuliahan secara langsung ke dalam dunia kerja. Berada di lingkungan pendidikan berprestasi seperti MTsN 1 Kota Malang memberikan ruang bagi mereka untuk mengasah keterampilan pengajaran English Language Teaching (ELT), inovasi pembelajaran, serta pemecahan masalah secara profesional.

Dalam sambutannya, Mira Shartika, M.A. TESL menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak madrsah atas bimbingan dan kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa. Ia berharap ilmu serta keterampilan praktis yang didapat selama penugasan menjadi bekal berharga untuk karir profesional mereka di masa depan.

Sementara itu, Dr. Luluk Hariroh, S.Pd., M.Si. memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi positif serta dedikasi para mahasiswa selama beraktivitas di lingkungan madrasah. Beliau menyoroti antusiasme para mahasiswa dalam beradaptasi dan menerapkan prinsip belajar berkelanjutan yang memberikan dampak nyata bagi iklim akademik MTsN 1 Kota Malang.

Acara pelepasan ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dan foto bersama dengan guru pamong, Ahmad Budi Laksono, S.Pd. Meski penugasan secara formal telah usai, jalinan silaturahmi dan sinergi antara Fakultas Humaniora Jurusan Sastra Inggris UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan MTsN 1 Kota Malang diharapkan akan terus berjalan erat di masa yang akan datang. (Humas Matsanewa)