MALANG – Rangkaian seleksi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) jalur Reguler dan Afirmasi tahun ajaran 2026/2027 memasuki tahapan krusial. Pada hari ini, Minggu (5/4), peserta PMBM mengikuti tes psikologi hari kedua yang diselenggarakan di lingkungan madrasah dengan suasana yang tertib dan penuh konsentrasi.

Tes psikologi ini merupakan instrumen penting untuk memetakan potensi kognitif, gaya belajar, hingga profil kepribadian calon murid. Dalam pelaksanaannya, madrasah kembali menggandeng Tim Phylia, lembaga profesional di bidang psikologi, guna menjamin objektivitas dan akurasi hasil penilaian.

Lebih dari Sekadar Angka

Kepala Madrasah, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd menyampaikan bahwa tes ini tidak hanya bertujuan untuk menyaring kemampuan akademik, tetapi juga untuk memahami karakter mendalam setiap calon murid. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak yang bergabung memiliki kesiapan mental dan kita dapat mengenali bakat terpendam mereka sejak dini,” ujarnya beliau.

Kerja sama dengan Tim Phylia memungkinkan madrasah mendapatkan data komprehensif mengenai:

  1. Kecerdasan Umum (IQ): Mengukur kemampuan logika dan pemecahan masalah.
  2. Minat dan Bakat: Mengarahkan murid pada pengembangan diri yang tepat.
  3. Kesehatan Mental dan Emosional: Memastikan transisi ke jenjang pendidikan menengah berjalan stabil.

Proses yang Humanis

Meski diikuti oleh banyak peserta dari jalur Reguler maupun Afirmasi, pelaksanaan tes tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. Tim Phylia memberikan instruksi yang jelas sehingga para peserta dapat mengerjakan soal dengan tenang tanpa tekanan yang berlebih.

Kegiatan yang berlangsung mulai jam 07.00-11.00 WIB ini nantinya akan menjadi salah satu pertimbangan dalam kelulusan akhir, bersanding dengan hasil tes akademik yang telah dilakukan sebelumnya.

Dengan selesainya tes psikologi hari kedua ini, diharapkan terjaring generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara karakter untuk menyongsong masa depan di Madrasah tercinta. (Humas Matsanewa)