MALANG – Suasana khidmat dan penuh makna mewarnai pelaksanaan upacara bendera hari Senin, 14 September 2026. Upacara rutin yang diikuti oleh seluruh murid kelas 8 sebagai bagian dari kegiatan kokurikuler ini tidak hanya berlangsung tertib, tetapi juga memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Bertindak sebagai pembina upacara, Ahmad Budi Leksono, S.Pd., menyampaikan amanat berharga mengenai Ekoteologi—sebuah konsep yang mengintegrasikan ajaran nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap alam dan lingkungan. Dalam amanatnya, beliau mengingatkan seluruh peserta upacara mengenai pentingnya menjaga alam ciptaan Tuhan. Ahmad Budi Leksono S.Pd mengutip firman Allah SWT dalam Surah Ar-Rum ayat 41, yang menegaskan bahwa berbagai kerusakan yang terjadi di darat dan di laut adalah akibat langsung dari perbuatan tangan manusia itu sendiri. Tak hanya itu, beliau juga memperkuat pesannya dengan menyitir Surah Al-Baqarah ayat 11, yang dengan tegas melarang manusia untuk berbuat kerusakan di muka bumi.
“Kita tidak diperkenankan untuk merusak alam, karena alam ini diciptakan untuk seluruh manusia. Menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan bukan sekadar kewajiban sosial, melainkan bagian dari ibadah. Inilah esensi dari ekoteologi, di mana menjaga alam bernilai pahala di sisi Allah SWT. Bentuk rasa syukur terbaik kita atas nikmat-Nya adalah dengan merawat lingkungan sekitar,” ujar Ahmad Budi Leksono, S.Pd di hadapan para murid.
Beliau juga mengingatkan kembali “Kebersihan adalah sebagian dari iman.” Menutup amanatnya, beliau mengajak para murid kelas 8 untuk memulai langkah nyata dari hal-hal yang paling sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Lakukan tindakan nyata yang sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya. Jangan anggap remeh hal kecil ini, jadikanlah kebiasaan menjaga kebersihan tersebut sebagai niat ibadah sehari-hari,” pungkasnya.
Melalui kegiatan kokurikuler berbasis nilai-nilai ekoteologi ini, diharapkan para murid kelas 8 tidak hanya unggul secara akademis dan berkarakter disiplin, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan dan kebersihan alam sekitar. (Humas Matsanewa)
