MALANG– Suasana khidmat menyelimuti lingkungan MTsN 1 Kota Malang pada Jumat pagi (24/4/2026). Ratusan murid kelas IX memulai perjuangan mereka dalam Ujian Madrasah (UM) Tahun Pelajaran 2025/2026. Tidak sekadar mengandalkan kemampuan kognitif, madrasah ini memilih mengetuk “pintu langit” sebagai pembuka rangkaian ujian.
Integrasi Intelektual dan Spiritual
Tepat pukul 06.40 WIB, sebelum lembar ujian digital diakses, seluruh siswa berkumpul di Masjid Al-Fajr untuk melaksanakan salat dhuha berjamaah. Kegiatan rutin yang ditingkatkan esensinya ini bertujuan untuk menenangkan hati siswa agar lebih fokus dan optimis dalam menghadapi soal-soal ujian berbasis Computer Based Test (CBT).
Sementara murid bersimpuh di masjid, suasana di Aula Madrasah tampak sibuk dengan koordinasi para pengawas. Pertemuan ini menjadi krusial untuk menyamakan persepsi demi kelancaran administrasi dan teknis ujian selama sepekan ke depan.
Pesan Kepala Madrasah: Akhlak di Atas Angka
Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd., dalam arahannya memberikan penekanan khusus kepada seluruh pengawas. Beliau mengingatkan bahwa ujian bukan sekadar ajang mengukur kecerdasan intelektual, melainkan media pembentukan karakter. “Ujian ini adalah momentum kita untuk melihat sejauh mana kejujuran dan disiplin tertanam dalam diri anak-anak. Saya harap para pengawas tidak hanya fokus pada teknis, tetapi juga memperhatikan akhlak dan integritas murid selama ujian berlangsung. Nilai tinggi memang penting, namun keberkahan ilmu hanya didapat melalui adab yang baik,” tutur beliau.
Jadwal Pelaksanaan
Sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan, Ujian Madrasah di MTsN 1 Kota Malang akan terbagi menjadi dua fase utama:
- 24 – 30 April 2026 : Pelaksanaan UM Tertulis berbasis CBT.
- 4 – 7 Mei 2026 : Pelaksanaan UM Praktik.
Dengan persiapan yang matang dan pondasi spiritual yang kuat, keluarga besar MTsN 1 Kota Malang berharap seluruh murid kelas IX dapat meraih hasil yang maksimal dan membanggakan, selaras dengan semboyan MATSANEWA PASTI (Prestasi, Akhlakul Karimah, Sinergi, Taqwa dan Inovatif). (Humas Matsanewa)
