MALANG — Suasana khidmat dan penuh semangat keislaman menyelimuti kawasan Alun-Alun Kota Malang pada Sabtu, 7 November 2026. Ribuan pelajar dari berbagai madrasah memadati jantung kota untuk mengikuti “Aksi 2500 Pelajar Bertilawah” yang mengusung tema Aksi Akbar – Koor Qiroatul Qur’an sebagai persembahan Hari Santri bagi para pahlawan sejati muassis negeri.

Tidak ketinggalan, civitas akademika Ma’had Al-Madany MTsN 1 Kota Malang turut ambil bagian secara aktif dalam momentum bersejarah ini. Kehadiran tersebut dipimpin langsung oleh Mudir Ma’had Al-Madany, didampingi oleh para murabbi, serta puluhan santri dan santriwati yang siap mengikuti kegiatan tersebut.

Menanamkan Cinta Al-Qur’an dan Karakter Islami

Kegiatan akbar yang diinisiasi oleh DPD AGPAII Kota Malang ini dihadiri oleh sekitar 2.500 qori dan qoriah pelajar, serta sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang (Achmad Shampton, S.HI., M.Ag), Ketua Umum MUI Kota Malang (Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag.), dan Ketua BAZNAS Kota Malang (Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.A.).

Bagi para santri dan santriwati Ma’had Al-Madany MTsN 1 Kota Malang, kegiatan ini bukan sekadar unjuk kebolehan membaca Al-Qur’an secara massal, melainkan sebuah sarana pembentukan karakter. Di bawah bimbingan penuh para murabbi dan arahan sang Mudir, para santri tampak antusias dan khusyuk melantunkan ayat-ayat suci di ruang terbuka publik.

Semangat Membumikan Al-Qur’an dari Ruang Publik

Mudir Ma’had Al-Madany, Ustaz Faruq Baharudin, S.S., M.Pd. menyampaikan bahwa keikutsertaan para santri dalam kegiatan Malang Bertilawah ini memberikan pengalaman spiritual yang luar biasa. Melalui kegiatan ini, para santri diajak untuk tidak hanya menghafal dan belajar Al-Qur’an di dalam lingkungan asrama atau madrasah saja, tetapi juga berani menunjukkan kebanggaan sebagai generasi penjaga Al-Qur’an di tengah masyarakat luas. “Kehadiran kami di sini adalah bentuk kecintaan kepada Al-Qur’an sekaligus wujud khidmat santri bagi negeri. Semoga alunan ayat suci yang dilantunkan anak-anak kami menjadi berkah bagi Kota Malang dan memperkokoh karakter Qur’ani dalam diri mereka,” ungkap Mudir Ma’had Al-Madany.

Acara yang juga dimeriahkan oleh penampilan spesial dari Warna Music Orchestra (Sanggar Warna – Lesbumi Nahdlatul Ulama) ini ditutup dengan penuh khidmat. Gema suara ribuan pelajar yang bertilawah bersama-sama di pusat Kota Malang meninggalkan kesan mendalam, menandakan bahwa semangat santri dan cinta Al-Qur’an akan terus hidup, tumbuh, dan mencerahkan masa depan bangsa. ( Humas Matsanewa)