MALANG – Suasana khidmat dan penuh semangat nasionalisme menyelimuti lapangan basket pada Senin pagi, 1 Juni 2026. Seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) bersama dengan murid kelas 7, 8, dan 9 Ma’had Al-Madany MTsN 1 Kota Malang berkumpul untuk melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd., menyampaikan amanat resmi yang merujuk pada Pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam amanatnya, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd. menekankan pentingnya memaknai Hari Lahir Pancasila lebih dari sekadar seremonial tahunan, melainkan sebagai momen refleksi untuk memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia. Beliau juga menyampaikan tema besar yang diusung pada tahun ini, yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian, Pancasila hadir sebagai jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” ungkap Erni saat membacakan pidato nasional tersebut.

Upacara berjalan dengan sangat tertib. Nilai-nilai luhur Pancasila seperti musyawarah, mufakat, dan gotong royong yang diserukan dalam amanat diharapkan tidak hanya menjadi hafalan bagi para murid, melainkan instrumen nyata yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.

Melalui momentum ini, MTsN 1 Kota Malang kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi berkarakter yang siap menjaga keutuhan bangsa sekaligus berkontribusi bagi kedamaian dunia. (Humas Matsanewa)