MALANG – Komitmen untuk mewujudkan tata kelola pendidikan yang bersih, transparan, dan akuntabel terus ditunjukkan oleh MTsN 1 Kota Malang. Sebagai bentuk keterbukaan informasi dan semangat berbagi kebaikan (sharing best practice), MTsN 1 Kota Malang menerima kunjungan studi Pembangunan Zona Integritas (ZI) dari MTsN 2 Madiun dalam rangka akselerasi menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Rombongan tamu dari MTsN 2 Madiun yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Ummu Nadifah, M.Pd.I., disambut secara hangat dan penuh kekeluargaan oleh Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd., didampingi oleh Tim Pembangunan Zona Integritas madrasah.

Kunjungan ini menjadi momen krusial untuk mendiskusikan berbagai langkah strategis serta inovasi tata kelola lembaga yang terus dikembangkan oleh MTsN 1 Kota Malang. Fokus pemaparan mencakup penguatan enam area perubahan, mulai dari manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis integritas.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 2 Madiun, Ummu Nadifah, M.Pd.I., menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang sangat hangat serta berharap kunjungan ini menjadi dorongan kuat bagi MTsN 2 Madiun dalam mengakselerasi komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik dan pencapaian predikat WBK di lembaganya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd., menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan bahwa semangat membangun Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan pembentukan budaya kerja yang jujur, melayani, dan profesional secara konsisten di lingkungan madrasah.

Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus saling mendukung dan berkolaborasi bersama madrasah-madrasah lain demi terciptanya pendidikan Islam yang makin berkualitas, berintegritas, dan terpercaya di Indonesia. (Humas Matsanewa)