MTsN 1 Kota Malang menyelenggarakan kegiatan manasik haji bagi seluruh siswa kelas 8 pada Jumat, 13 Juni 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di area madrasah dengan konsep simulasi menyeluruh yang meniru tahapan-tahapan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
Sementara itu, siswa kelas 7 tetap mendapat pembekalan materi seputar ibadah haji di kelas masing-masing. Dengan pendekatan berbeda, kedua jenjang ini diarahkan untuk memahami makna dan tata cara ibadah haji sesuai jenjang usia dan kesiapan.
Koordinator kegiatan manasik haji, Drs. M. Abdul Chafidz, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter dan keagamaan. “Manasik haji ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis tentang rukun Islam kelima. Diharapkan siswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga merasakan pengalaman melalui praktik secara langsung,” jelasnya.
Kegiatan manasik dilakukan secara berurutan, mulai dari simulasi persiapan ihram, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, menuju Mina, melintasi Babussalam, thawaf, sa’i, tahallul, hingga istirahat sambil menikmati air zamzam. Setiap tahapan dilaksanakan dengan pendampingan wali kelas dan pembimbing kegiatan manasik haji, sehingga siswa dapat memahami makna dari setiap prosesi yang dilakukan.
Salah satu guru pembimbing, Ustaz Sy. Ihwan, mengatakan bahwa kegiatan ini juga bertujuan melatih kedisiplinan, kekompakan, serta memupuk rasa syukur dan sabar dalam menjalani rangkaian ibadah. “Ini bukan hanya latihan teknis, tapi juga edukasi spiritual. Anak-anak diajak merasakan atmosfer ibadah yang suci meski dalam bentuk simulasi,” ujarnya.
Dengan kegiatan ini, MTsN 1 Kota Malang berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat. Manasik haji menjadi langkah nyata madrasah dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
