Sebagai bentuk keseriusan dalam mempersiapkan peserta didik kelas IX menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) tahun 2026, MTsN 1 Kota Malang menyelenggarakan program pembinaan guru yang terstruktur dan berkelanjutan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas IX dengan fokus pada penguatan dua mata pelajaran utama, yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia.
Pembinaan awal TKA dilaksanakan mulai tanggal 5 Januari hingga 13 Februari 2026. Program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman konsep dasar, meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi, serta membiasakan peserta didik dengan karakteristik dan pola soal TKA.
Pembinaan dilaksanakan di luar jam pembelajaran reguler sebagai bentuk optimalisasi waktu belajar. Untuk hari Senin dan Kamis, kegiatan berlangsung pada pukul 15.30–16.30 WIB. Sementara itu, khusus hari Jumat, pembinaan dilaksanakan mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB, sehingga peserta didik memperoleh waktu pendalaman materi dan latihan yang lebih intensif.
Selama pembinaan, guru-guru Matematika dan Bahasa Indonesia memberikan pendampingan akademik melalui penguatan materi esensial, pembahasan soal-soal latihan, serta strategi efektif dalam menyelesaikan soal TKA. Kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi yang konstruktif antara guru dan siswa dalam membangun kesiapan akademik maupun mental.
Sebagai tahap evaluasi, madrasah menjadwalkan pelaksanaan simulasi TKA pada tanggal 23–27 Februari 2026. Simulasi ini bertujuan untuk memetakan kesiapan peserta didik, melatih manajemen waktu, serta membangun kepercayaan diri dalam menghadapi ujian yang sesungguhnya.
Berdasarkan hasil simulasi tersebut, MTsN 1 Kota Malang akan melanjutkan dengan program pembinaan intensif yang jadwalnya akan disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik kelas IX. Pembinaan lanjutan ini diharapkan mampu memberikan pendampingan yang lebih fokus dan tepat sasaran.
Melalui sinergi antara guru, peserta didik, dan manajemen madrasah, MTsN 1 Kota Malang berharap seluruh siswa kelas IX dapat menghadapi TKA dengan kesiapan yang matang, semangat belajar yang tinggi, serta capaian hasil yang optimal. Program pembinaan ini menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter. ( Humas Matsanewa)
