Banten, 12 November 2025— Dua peserta didik MTsN 1 Kota Malang, Nindita Nirmala Ardana dan Kariza Aqilathiyya Azzahra, menorehkan prestasi membanggakan dengan menampilkan semangat dan inovasi luar biasa pada Grand Final Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 bidang Riset yang diselenggarakan di Banten pada tanggal 10–13 November 2025.
Keduanya berkompetisi dalam bidang Ekoteologi dengan karya ilmiah berjudul “Revitalisasi Ajaran Molimo Sunan Ampel Melalui Komik Edukatif untuk Penguatan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar Pelajar.”
Karya ini lahir dari keprihatinan mereka terhadap maraknya kenakalan remaja yang berpotensi merusak karakter generasi muda. Melalui gagasan tersebut, Nindita dan Kariza berupaya menghadirkan solusi preventif dengan pendekatan nilai-nilai Islam berbasis ajaran Molimo Sunan Ampel, yaitu larangan untuk meninggalkan perbuatan maksiat, disampaikan dalam bentuk komik edukatif yang menarik dan mudah dipahami oleh pelajar.

Dengan media komik, keduanya ingin menanamkan prinsip Amar Ma’ruf Nahi Mungkar secara kreatif, sehingga pesan moral dan ajaran keislaman dapat tersampaikan dengan cara yang relevan dengan dunia remaja masa kini.
Selama kegiatan Grand Final, mereka mempersiapkan stand pameran karya sejak tanggal 10 November 2025, mempresentasikan hasil penelitian pada 11 November 2025, dan mengikuti penilaian stand pameran pada 12 November 2025.
Stand pameran MTsN 1 Kota Malang menarik perhatian banyak pengunjung, termasuk Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Sruju Bahtiar, M.Pd.I, dan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. Sugiyo, M.Pd serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, KH. Achmad Shampton, S.H.I, M.Ag. Ketiganya memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi dan pesan moral yang diangkat dalam karya komik edukatif tersebut.

Partisipasi Nindita dan Kariza dalam OMI Riset 2025 tidak hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan riset ilmiah peserta didik MTsN 1 Kota Malang, tetapi juga wujud nyata semangat madrasah dalam menumbuhkan generasi muda berkarakter Islami, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan moral bangsa. (Humas Matsanewa)
