Aula utama MTsN 1 Kota Malang dipenuhi semangat kebersamaan dan antusiasme tinggi saat seluruh elemen civitas akademika madrasah menyambut gelaran Sosialisasi Edukasi Generasi Berencana (Genre) pada hari Senin, 27 Juli 2026. Kegiatan kolaboratif yang diinisiasi bersama Komisi IX DPR RI (dr. Gamal Albinsaid), BKKBN Jawa Timur, dan melibatkan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) 1 Kota Malang ini menegaskan komitmen penuh civitas akademika MTsN 1 Kota Malang dalam mengawal lahirnya generasi muda yang berkualitas menuju Bonus Demografi 2045.

Sejak pagi, suasana hangat dan interaktif sudah terasa di area madrasah. Keterlibatan aktif civitas akademika terlihat nyata dari kesiapan jajaran pimpinan madrasah, pimpinan KKM 1, para guru, tenaga kependidikan, hingga ratusan murid yang memadati lokasi acara. Tidak sekadar menjadi tuan rumah pelaksana, seluruh warga MTsN 1 Kota Malang turut menyerap dan mendiskusikan materi penting seputar perencanaan masa depan remaja.

Pendampingan yang ditunjukkan oleh jajaran pendidik menciptakan ruang belajar yang kondusif, sehingga acara edukasi Genre berlangsung hidup, komunikatif, dan penuh dengan ruang dialog interaktif.
PDF

Ratusan murid MTsN 1 Kota Malang tampil sangat komunikatif dan kritis selama sesi sosialisasi. Di hadapan perwakilan Komisi IX DPR RI dan BKKBN Jawa Timur, para murid tak segan menyampaikan pandangan dan menjawab pertanyaan dari narasumber.

Respons aktif dari para murid mendapat apresiasi tinggi dari para narasumber. Civitas akademika MTsN 1 Kota Malang dinilai berhasil menciptakan iklim madrasah yang terbuka dan ramah anak. Isu-isu penting seperti kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan risiko sosial dapat dibahas secara edukatif, rasional, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Sinergi Pimpinan dan guru menjadi fasilitator aktif dalam mengintegrasikan pesan Genre ke dalam kultur pengasuhan, bimbingan konseling, dan pembelajaran di madrasah. Murid juga terlibat dalam diskusi seputar kesehatan reproduksi, perencanaan karir, serta pencegahan bahaya narkoba dan pergaulan bebas. (Humas Matsanewa)