MALANG – Rombongan Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, melaksanakan kegiatan kunjungan studi pendidikan ke MTsN 1 Kota Malang. Kegiatan yang berlangsung di Aula MTsN 1 Kota Malang tersebut menjadi wadah strategis dalam mempererat silaturahmi sekaligus berbagi praktek baik (best practice) tata kelola serta inovasi pendidikan madrasah.

Kunjungan studi pendidikan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Selatan, H. Burhan Noor, S.Pd.I., M.M., bersama Ketua KKMTs HSS, Jamjuri, S.Ag., M.Pd.I., serta para kepala madrasah, dan perwakilan guru.

Rombongan berjumlah 22 peserta disambut hangat oleh jajaran pimpinan MTsN 1 Kota Malang di bawah arahan Kepala Madrasah, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd,
Ketua KKMTs HSS, Jamjuri, menyampaikan bahwa pemilihan MTsN 1 Kota Malang sebagai destinasi studi tiru tidak lepas dari reputasi madrasah tersebut dalam menorehkan berbagai prestasi akademik maupun nonakademik di tingkat nasional hingga internasional. Melalui program Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan ini, diharapkan para kepala madrasah dan pendidik dari Hulu Sungai Selatan dapat mengadopsi strategi manajerial, pengembangan kurikulum, serta budaya mutu yang diterapkan di MTsN 1 Kota Malang untuk diimplementasikan di wilayah asal.

Sementara itu, pihak MTsN 1 Kota Malang menyambut baik keharmonisan kerja sama antarmadrasah ini. Dalam pertemuan tersebut, dipaparkan berbagai program unggulan penguatan karakter, tata kelola kelembagaan yang profesional, serta penegakan komitmen integritas tanpa gratifikasi untuk mewujudkan layanan pendidikan yang transparan dan akuntabel.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, pertukaran cenderamata, dan peninjauan fasilitas madrasah. Melalui sinergi antarwilayah ini, semangat kolaborasi diharapkan terus membakar komitmen para pengelola madrasah untuk mencetak generasi islami yang unggul dan berdaya saing global. (Humas Matsanewa)