​MALANG – MTsN 1 Kota Malang pada Selasa (3/2) menyambut hangat kedatangan rombongan studi tiru dari Ma’had Al-Hikmah MTsN 1 Lumajang. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan sebuah langkah strategis dalam upaya penguatan tata kelola asrama (ma’had) yang berkelanjutan.

​Dalam suasana penuh keakraban, rombongan yang dipimpin oleh Mudirul Ma’had dan Kepala MTsN 1 Lumajang ini berfokus pada pendalaman sistem manajemen yang selama ini dilaksanakan di MTsN 1 Kota Malang.

​Fokus pada Pengembangan Karakter dan Kemandirian

​Kunjungan ini menilik lebih dalam lima pilar utama pengelolaan ma’had, di antaranya:

  1. ​Manajemen Operasional: Transformasi tata kelola yang terstruktur.
  2. ​Kurikulum Pembinaan Santri: Penyelarasan antara pendidikan akademik dan akhlakul karimah.
  3. ​Sistem Pengasuhan: Pendekatan humanis dalam mendampingi santri sehari-hari.
  4. ​Sarana Prasarana: Optimalisasi fasilitas pendukung kenyamanan belajar.
  5. ​Kemandirian Ekonomi: Inovasi pendanaan ma’had yang mandiri dan akuntabel.

​Sebuah Langkah Maju Bersama

​Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd menyambut baik inisiatif ini. Beliau menyampaikan bahwa berbagi praktik baik (best practice) adalah kunci untuk memajukan kualitas madrasah.

​Dengan adanya studi tiru ini, diharapkan Ma’had Al-Hikmah Lumajang dapat mengadopsi sekaligus mengadaptasi sistem yang ada agar sesuai dengan karakteristik santri di daerah asal.

​”Pendidikan adalah upaya kolektif. Melalui kunjungan ini, kami berharap terjalin sinergi yang bermakna demi mencetak generasi robbani yang cerdas secara intelektual dan kuat secara spiritual,” tutur Kepala MTsN 1 Lumajang, Muhammad Safik, S.Pd., M.Pd.

​Pertemuan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan peninjauan langsung ke area Ma’had Al-Madany bersama Mudir serta Murrabi Mahad Al-Madany untuk melihat bagaimana ekosistem pendidikan asrama dijalankan secara nyata. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah-madrasah di bawah naungan Kementerian Agama terus berinovasi untuk menjadi lembaga pendidikan yang kompetitif dan berkualitas tinggi.​(Humas Matsanewa)