MALANG – Aula MTsN 1 Kota Malang menjadi saksi dimulainya perjalanan akademik baru bagi ratusan siswa terpilih. Pada Sabtu (11/4), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang menggelar pertemuan silaturahmi sekaligus orientasi bagi calon wali murid jalur Reguler dan Afirmasi tahun ajaran 2026/2027.
Acara ini merupakan tindak lanjut dari proses seleksi ketat yang melibatkan 1.038 pendaftar dari berbagai penjuru tanah air. Dari ribuan peserta tersebut, hanya 167 siswa yang dinyatakan lolos dan berhasil bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Matsanewa.
Keberagaman Nusantara di Matsanewa
Antusiasme masyarakat terhadap kualitas pendidikan di MTsN 1 Kota Malang terlihat dari sebaran asal daerah siswa. Tidak hanya didominasi warga lokal, para siswa yang diterima tahun ini berasal dari lintas pulau, mulai dari Jakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, hingga Kalimantan. Hal ini menegaskan posisi madrasah sebagai institusi pendidikan yang inklusif dan menjadi magnet prestasi secara nasional.
Visi Unggul dan Fasilitas yang Memadai
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd bersama jajaran manajemen memaparkan berbagai program unggulan yang akan menjadi pilar pengembangan karakter dan intelektual siswa. Fokus utama tetap pada penguatan literasi, karakter, moderasi beragama, dan penguasaan teknologi informasi.
Sejalan dengan visi tersebut, Ketua Komite MTsN 1 Kota Malang, Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, M.Ag. menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak madrasah orang tua. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya bertumpu pada guru, tetapi juga pada dukungan penuh orang tua. “Komite harus bersinergi demi kemajuan madrasah. Kami berkomitmen untuk terus mendukung penyediaan sarana dan prasarana yang nyaman bagi siswa, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan optimal dan kondusif,” ujar Prof. Kasuwi di hadapan para calon wali murid.
Membangun Masa Depan
Pertemuan ini menandai langkah awal kerja sama antara madrasah dan orang tua. Dengan fasilitas yang terus ditingkatkan dan kurikulum yang adaptif, MTsN 1 Kota Malang optimistis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akhlakul karimah yang kokoh. (Humas Matsanewa)
