MALANG – MTsN 1 Kota Malang terus memantapkan langkahnya dalam mewujudkan tata kelola lembaga yang bersih, transparan, dan akuntabel. Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menyongsong Penilaian Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), madrasah ini menggelar agenda pendampingan intensif bersama Tim Perencana Kantor Kementerian Agama Kota Malang pada Senin, 13 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MTsN 1 Kota Malang ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan persepsi, mengevaluasi dokumen administratif, serta memperkuat implementasi program kerja di lapangan.
Hadir langsung sebagai tim pendamping dan narasumber dari Kantor Kementerian Agama Kota Malang:

  1. Ika Shohihah, S.E., M.S.A.
  2. Dian Harija Kurniawati, S.T., M.M.
  3. Billy Rahmawan, S.E.

Kehadiran tim perencana ini memberikan suntikan evaluasi yang konstruktif dan strategis bagi jajaran Tim Kerja Pembangunan ZI MTsN 1 Kota Malang.

Penyempurnaan Dokumen dan Penguatan Komitmen Pelayanan

Selama sesi pendampingan, Tim Perencana Kemenag Kota Malang melakukan penelaahan mendalam terhadap pemenuhan bukti fisik (eviden) dari enam area perubahan reformasi birokrasi. Ketiga pendamping menekankan bahwa esensi dari pembangunan Zona Integritas bukan sekadar menumpuk dokumen administratif, melainkan bagaimana nilai-nilai antikorupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya wali murid dan murid MTsN 1 Kota Malang.

Sesi diskusi interaktif yang hangat mewarnai pertemuan ini. Tim ZI MTsN 1 Kota Malang mendapatkan arahan detail mengenai langkah-langkah mitigasi kendala lapangan, optimalisasi inovasi layanan digital madrasah, hingga strategi penyusunan laporan yang akurat dan berbasis dampak.

Optimisme Meraih Predikat WBK

Pihak manajemen MTsN 1 Kota Malang menyambut baik dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pendampingan yang diberikan oleh Kantor Kemenag Kota Malang. Evaluasi ini dinilai sangat berharga demi menyempurnakan kesiapan madrasah sebelum menghadapi tim penilai eksternal nasional.

Dengan adanya bimbingan teknis yang terarah dari para perencana Kemenag, seluruh elemen di MTsN 1 Kota Malang kini semakin optimistis dan solid. Langkah ini mempertegas komitmen bersama untuk mewujudkan MTsN 1 Kota Malang sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi pelopor dalam integritas, kejujuran, dan pelayanan prima di Kota Malang. (Humas Matsanewa)