MALANG – Semangat kepedulian membuncah di lingkungan MTsN 1 Kota Malang pada Rabu (4/3/2026). Ratusan pengemudi ojek daring (ojol) tampak tertib mengantre di area madrasah untuk mengikuti agenda “Matsanewa Berbagi”. Kegiatan sosial ini diinisiasi oleh murid-murid kelas 8 sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pengabdian masyarakat.

Acara ini menjadi kian istimewa dengan kehadiran Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Pendma) Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Dr. Sugiyo, M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan dukungan penuh sekaligus secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada perwakilan pengemudi ojol.

Sinergi Madrasah dan Orang Tua (POCO)

Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan solid POCO (Parent of Class Organization) kelas 8. Kolaborasi antara pihak madrasah, murid , dan orang tua murid ini membuktikan bahwa pendidikan karakter yang efektif lahir dari sinergi lingkungan sekolah dan keluarga. “Kegiatan ini bukan sekadar pembagian sembako, melainkan instrumen penting untuk mengasah empati siswa. Kami ingin anak-anak merasakan langsung indahnya berbagi ,” ungkap kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra.Erni Qomaria Rida, M.Pd.

Mekanisme Penyaluran yang Tertib

Penyaluran bantuan dilakukan dengan sistem kupon untuk menjaga ketertiban dan memastikan bantuan tepat sasaran. Para pengemudi ojol menyatakan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh keluarga besar Matsanewa.

Melalui kegiatan “Matsanewa Berbagi” ini, MTsN 1 Kota Malang membuktikan bahwa madrasah bukan sekadar tempat menuntut ilmu akademis, melainkan juga kawah candradimuka bagi terciptanya generasi yang memiliki kesalehan sosial tinggi. ( Humas Matsanewa)