MALANG – Dalam upaya memperkuat tata kelola administrasi, transparansi keuangan, dan integrasi data digital di lingkungan pendidikan Islam, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim) menggelar kegiatan Sosialisasi Kelembagaan dan Sistem Informasi Bidang Pendidikan Madrasah. Acara strategis ini berlangsung dengan khidmat di Aula MTsN 1 Kota Malang pada Rabu, 24 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting koordinasi berskala regional yang mempertemukan para pemangku kebijakan kunci dari unsur Kementerian Agama Kota Malang, pengawas, hingga garda terdepan pelaksana digitalisasi di madrasah.
Sinergi Lintas Sektor Demi Mutu Madrasah
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Pendma) Kanwil Kemenag Jatim, Dr. H. Sugiyo, M.Pd. Kehadiran beliau menegaskan komitmen penuh Kanwil Jatim dalam mengawal transformasi madrasah menuju era digital yang akuntabel.
Turut mendampingi dari jajaran Kemenag Kota Malang, yaitu Kepala Seksi PAIS Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Dr. Febrian Taufiq Sholeh, M.Pd.I, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma), Abdul Mughni, S.Ag, M.Pd, serta Ketua Pokjawas Kota Malang, Chusnul Chotimah, M.Ag.
Materi disampaikan tim fasilitator dan petugas koordinasi dari Kanwil Kemenag Jatim yang turut mengawal teknis kegiatan ini yakni, Syamsul Huda, S.Ag (Ketua Tim Kelembagaan dan Sistem Informasi), Muhammad Hafidh Alfian, S.S.Pd dan Rosyada Dzulfahmi Luthfiah, S.Psi (Penata Layanan Operasional).
Fokus Utama: Dari BOP-BOS hingga Integrasi EMIS
Pertemuan ini mengintegrasikan berbagai instrumen krusial madrasah guna menyamakan persepsi dan mempercepat akselerasi program kerja tahun berjalan. Beberapa poin utama yang dibahas intensif meliputi:
- Pengelolaan Dana BOP RA dan BOS Madrasah: Menekankan pada asas efektivitas, efisiensi, dan regulasi ketat agar pemanfaatan dana tepat sasaran untuk mutu belajar siswa.
- EDM-eRKAM (Evaluasi Diri. Madrasah & Elektronik Rencana Kerja dan anggaran Madrasah): Mendorong madrasah melek perencanaan berbasis data, bukan sekadar berbasis keinginan.
- Akreditasi & Fungsi Kelembagaan: Mengawal standarisasi kelayakan dan mutu fisik maupun akademik madrasah.
- Sistem Informasi EMIS: Penguatan validitas data pendidikan sebagai tulang punggung kebijakan Kemenag pusat. “Transformasi madrasah bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan. Melalui integrasi EDM-eRKAM dan kevalidan data EMIS, kita sedang membangun fondasi madrasah yang modern, transparan, dan berprestasi,” ungkap Dr. H. Sugiyo, M.Pd dalam arahannya.
Dihadiri Ratusan Penggerak Pendidikan
Aula MTsN 1 Kota Malang dipadati oleh para undangan yang terdiri dari Kepala RA dan Madrasah mulai MI, MTs juga MA baik Negeri maupun swasta, Bendahara BOP-BOS lembaga, serta Operator Madrasah dari wilayah Kota Malang, bersanding dengan Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas).
Kolaborasi antara tiga pilar utama madrasah ini—Kepala Madrasah sebagai manajerial, Bendahara sebagai motor finansial, dan Operator sebagai jantung data—diharapkan mampu melahirkan ekosistem pendidikan madrasah di Jawa Timur yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga tertib, bersih, dan akuntabel secara administrasi. ( Humas Matsanewa)
