Malang, 24 September 2025– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik MTsN 1 Kota Malang. Kali ini, tiga siswi berbakat, yakni Nindita Nirmala Ardana, Kariza Aqilathiyya Azzahra, dan Ollita Raras Maheswari, berhasil meloloskan proposal penelitian mereka dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 pada bidang riset.

Ketiganya mengusung karya ilmiah dengan judul “Revitalisasi Ajaran Molimo Sunan Ampel Melalui Komik Edukatif untuk Penguatan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar Pelajar”. Gagasan ini berangkat dari keprihatinan terhadap tingkat kenakalan remaja sekarang yang sangat tinggi yang dapat merusak karakter dan menghancurkan generasi muda. Semua itu akibat dari kurangnya kesiapan mental dalam penerapan pendidikan agama islam. Maka dari itu , sebagai bentuk pencegahan kenakalan remaja dengan menggunakan prinsip Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dan Ajaran Molimo yang memudahkan untuk mengingat larangan Allah yang harus ditinggalkan.

Dengan pendekatan kreatif melalui media komik edukatif, Nindita, Kariza, dan Ollita berupaya menghadirkan pesan keislaman yang mudah dipahami, menarik, sekaligus relevan dengan kehidupan pelajar masa kini. Harapannya, inovasi ini mampu menjadi sarana penguatan karakter pelajar dalam menjalankan perintah amar ma’ruf nahi mungkar.

Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd dalam keterangannya, menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. “Prestasi ini menunjukkan bahwa peserta didik madrasah mampu memadukan nilai tradisi, kearifan lokal, dan kreativitas modern menjadi sebuah karya yang bermanfaat. Semoga langkah ini dapat menginspirasi pelajar lain untuk terus berkarya,” ujarnya.

Keberhasilan lolos proposal ke tingkat nasional ini menjadi bukti nyata bahwa MTsN 1 Kota Malang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menumbuhkan generasi muda yang inovatif, religius, dan berkarakter.( Humas Matsanewa)