Malang, 23 Oktober 2025 — Kabar membanggakan datang dari MTsN 1 Kota Malang. Empat peserta didik berbakat resmi diumumkan lolos ke tahap final Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tahun 2025, ajang penelitian nasional bergengsi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Keempat finalis tersebut tergabung dalam dua tim dari bidang yang berbeda, yaitu Tim OPSI Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Tim OPSI Bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Tim OPSI Bidang IPS terdiri atas:
- Alisha Jovial Tirta Gesang
- Farinda Alifa D.K
dengan penelitian berjudul “Etnogastronomi Tempe sebagai Sarana Pembentukan Identitas dan Pelestarian Budaya Lokal di Sentra Industri Tempe Sanan Kota Malang”.
Penelitian ini menggali nilai budaya dan kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi pembuatan tempe di Sanan, Malang. Melalui pendekatan etnogastronomi, Alisha dan Farinda berupaya menunjukkan bahwa makanan tradisional bukan sekadar kuliner, tetapi juga simbol identitas dan sarana pelestarian budaya daerah.
Sementara itu, Tim OPSI Bidang IPA yang beranggotakan:
- Axell Rayyan Manggala
- Muhammad Kaizan Nafeeza Jarhum
mengusung penelitian inovatif berjudul “Inovasi Nano Spray Limbah Kulit Kopi dan Kulit Jeruk Terenkapsulasi Kitosan sebagai Solusi Ramah Lingkungan Penyembuhan Ulkus Diabetes Tipe 2”.
Karya ini menawarkan solusi ilmiah yang menggabungkan konsep bioteknologi dan keberlanjutan lingkungan. Melalui pemanfaatan limbah organik sebagai bahan aktif penyembuh luka diabetes, tim ini menunjukkan bagaimana penelitian sains dapat menjadi jembatan antara inovasi, kesehatan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. “Keberhasilan empat peserta didik ini merupakan bukti bahwa semangat riset dan inovasi terus tumbuh di lingkungan MTsN 1 Kota Malang. Mereka tidak hanya berpikir kritis, tetapi juga mampu menghasilkan karya nyata yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman,” ujarnya.
Tahap final OPSI 2025 dijadwalkan berlangsung pada 10–15 November 2025, di mana seluruh finalis dari berbagai daerah di Indonesia akan mempresentasikan hasil penelitian mereka di hadapan dewan juri nasional.
Dengan keberhasilan ini, Alisha, Farinda, Axell, dan Kaizan tidak hanya mengharumkan nama madrasah dan Kota Malang, tetapi juga menunjukkan potensi besar generasi muda Indonesia dalam menggabungkan ilmu pengetahuan, kreativitas, dan nilai budaya untuk masa depan yang lebih baik. (Humas Matsanewa)
