Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang, Yoga Prasetya, S.Pd., M.Pd., Gr., ikut berkontribusi dalam peningkatan budaya baca tingkat menengah atas. Ia hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Workshop Moklet Reading Challenge. Acara literasi ini diselenggarakan oleh Perpustakaan SMK Telkom Malang pada hari Rabu (15/4/2026), tepatnya mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, bertempat di Ruang Perpus Moklet.

Kegiatan bernuansa akademis ini dihadiri oleh puluhan perwakilan murid dari kelas X (sepuluh) dan XI (sebelas) SMK Telkom Malang. Kehadiran para perwakilan siswa ini diharapkan dapat menjadikan mereka sebagai duta penggerak gemar membaca yang nantinya mampu menularkan semangat literasi kepada seluruh teman-teman sejawat di lingkungan sekolah. Antusiasme peserta tampak hidup selama jalannya acara berlangsung.

Dalam sesi pemaparan materi utamanya, Yoga Prasetya mengangkat topik esensial mengenai pentingnya membangun generasi yang literat di era modern. Ia menekankan bahwa di tengah arus informasi yang bergerak cepat, kecakapan literasi merupakan benteng sekaligus senjata utama bagi para pelajar. Membangun generasi literat berarti menyiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing dan tidak mudah terombang-ambing oleh disinformasi.

Lebih lanjut, guru alumnus Pascasarjana Universitas Negeri Malang tersebut memberikan pesan mendalam yang memperluas paradigma para peserta mengenai definisi literasi itu sendiri. Yoga menegaskan kepada para siswa bahwa literasi di era masa kini bukan sekadar aktivitas membaca buku secara pasif. Literasi sejatinya adalah proses mengasah nalar untuk berpikir secara kritis terhadap berbagai fenomena di sekeliling.

Pada puncaknya, Yoga memotivasi para peserta agar pemikiran kritis dari kebiasaan membaca tersebut bermuara pada suatu tindakan nyata. Ia mendorong para murid SMK Telkom Malang untuk terus berproses hingga mampu menciptakan berbagai karya yang inovatif dan kreatif. Kolaborasi lintas instansi pendidikan ini pun menjadi potret sinergi yang sangat baik dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang cerdas, berwawasan luas, dan berdaya cipta tinggi. (Humas Matsanewa)