MALANG – Aula Kantor Kementerian Agama Kota Malang menjadi saksi komitmen peningkatan mutu pendidikan madrasah pada Kamis (16/4). Dalam agenda rutin Selat Bali (Sistem Evaluasi Tiga Bulan Sekali), Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd., memaparkan secara komprehensif evaluasi serta capaian kinerja instansinya sepanjang Triwulan I Tahun 2026.
Membangun Keterpaduan Madrasah
Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Achmad Shampton, S.HI., M.Ag. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya penguatan keterpaduan antar-lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag.
“Madrasah negeri harus mampu berjalan beriringan dan maju bersama madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Kota Malang. “Kita harus maju bersama untuk kualitas pendidikan yang lebih baik,” tegas beliau di hadapan para peserta evaluasi.
Capaian Triwulan I MTsN 1 Kota Malang
Dalam paparannya, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd menyampaikan berbagai tonggak keberhasilan yang telah diraih MTsN 1 Kota Malang selama tiga bulan pertama di tahun 2026.
Laporan tersebut memberikan gambaran nyata bahwa MTsN 1 Kota Malang terus konsisten dalam menjaga standar kualitas sebagai madrasah unggulan, sembari tetap membuka ruang kolaborasi dengan lembaga pendidikan di sekitarnya.
Penguatan Karakter melalui Ma’had
Nuansa evaluasi kali ini menjadi lebih bermakna dengan kehadiran Mudir Ma’had Al-Madany, Faruq Baharudin, S.S., M.Pd. Beliau berkesempatan memaparkan strategi pembinaan santri di lingkungan asrama. Program-program yang dijalankan di Ma’had Al-Madany dirancang sedemikian rupa untuk memastikan para santri tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan karakter yang progresif.
Menuju Masa Depan yang Solid
Kegiatan Selat Bali ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan momentum refleksi bagi seluruh pimpinan madrasah. Melalui evaluasi berkala ini, diharapkan setiap langkah yang diambil pada triwulan berikutnya dapat lebih terukur, transparan, dan berdampak langsung pada perkembangan peserta didik di Kota Malang.
Dengan semangat kebersamaan yang ditekankan dalam forum ini, madrasah di Kota Malang optimis dapat menjawab tantangan zaman melalui integrasi yang kuat antara prestasi akademik, manajemen profesional, dan pembinaan karakter berbasis ma’had. (Humas Matsanewa)
