Dedikasi tanpa henti dalam dunia pendidikan dan literasi kembali mengharumkan nama Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang. Salah satu tenaga pendidiknya, Yoga Prasetya, S.Pd., M.Pd., Gr., berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan memborong tiga penghargaan sekaligus di bidang literasi tingkat nasional sepanjang tahun 2026. Pencapaian luar biasa ini menjadi bukti nyata komitmen kuat sang guru dalam memajukan budaya membaca dan menulis di tanah air.
Penghargaan bergengsi pertama yang berhasil diraihnya adalah gelar Guru Koordinator Sekolah/Madrasah Aktif Literasi Tingkat Nasional. Penghargaan ini diselenggarakan oleh Komunitas Yuk Menulis dan diserahkan secara langsung dalam sebuah perhelatan apresiasi literasi yang digelar di Kabupaten Klaten pada tanggal 9 Mei 2026. Predikat ini diberikan atas dedikasinya dalam menggerakkan ekosistem literasi yang aktif dan berkelanjutan di lingkungan madrasah.
Kiprah Yoga dalam menyalakan api literasi ternyata turut mendapat sorotan dan apresiasi dari berbagai pihak. Ia dinobatkan sebagai penerima penghargaan Guru Inspiratif Bidang Literasi 2026 yang diberikan oleh Gramedia Kayutangan Malang. Penghargaan kedua ini mengukuhkan posisinya sebagai sosok pendidik yang tidak hanya aktif berkarya, tetapi juga mampu menjadi teladan yang menginspirasi masyarakat luas untuk mencintai dunia literasi.
Melengkapi deretan prestasi membanggakan tersebut, penghargaan ketiga berhasil diraih Yoga melalui karyanya di bidang penulisan kreatif. Ia secara resmi terpilih sebagai Penulis Nasional Antologi Cerita Anak yang diselenggarakan oleh Penerbit Jagat Litera. Proses seleksi dan penulisan untuk penghargaan bergengsi ini dilangsungkan secara daring, yang bergulir sejak bulan Maret hingga Juni 2026.
Saat dihubungi terkait raihan istimewa ini, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia MTs se-Kota Malang tersebut menyampaikan motivasi mendalamnya dalam mengikuti berbagai kegiatan literasi. “Alhamdulillah, prestasi ini semoga bisa menjadi bahan bakar untuk menyalakan semangat literasi di Indonesia. Menjadi guru bukan hanya mengajar di kelas. Di mana saja guru bisa menebar inspirasi, bahkan hingga ke penjuru nusantara,” ungkap Yoga.
Rentetan prestasi yang diraih oleh Yoga Prasetya ini tidak hanya membanggakan secara personal, tetapi juga membawa dampak positif yang besar bagi institusi tempatnya mengabdi. Berkat dedikasi dan pencapaian cemerlang tersebut, MTsN 1 Kota Malang turut mendapatkan Piala Sekolah Aktif Literasi Tingkat Nasional 2026. Hal ini semakin mengukuhkan madrasah tersebut sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan berprestasi, baik dalam bidang akademik maupun pergerakan literasi. (Humas Matsanewa)
