Home » Akademik » Siswa MTsN 1 Kota Malang Raih Dua Medali ISPO 2021
Siswa MTsN 1 Kota Malang Raih Dua Medali ISPO 2021

Siswa MTsN 1 Kota Malang Raih Dua Medali ISPO 2021

Kota Malang (MTsN 1) – Siswa MTsN 1 Kota Malang sukses meraih dua medali dalam ajang ISPO (Indonesian Science Project Olympiad) 2021. Medali pertama dipersembahkan oleh Salwa Dilara Nandra Husada dan Farsya Fahira Islami, yang berhasil meraih peunggu di kategori teknologi.

Sedang medali kedua diraih oleh Aqila Razzan Setyovianto dan Fairuz Daffa Al Hazza, yang sukses mendapatkan honorable mention di bidang fisika.

ISPO merupakan sebuah kegiatan olimpiade proyek penelitian dalam bidang sains, teknologi, lingkungan, dan komputer yang merupakan bagian dari Festival Sains dan Budaya yang diselenggarakan Eduversal, Jakarta. Kegiatan ini diperuntukan bagi para generasi muda Indonesia tingkat SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK se-Indonesia.

Sedang pengumuman pemenang dilaksanakan secara virtual dalam acara Closing Ceremony Festival Sains dan Budaya (FSB) 2021, Minggu (21/2/2021).

Pembina KIR MTsN 1 Kota Malang, Annestiana Handini, saat dihubungi pada Senin (22/2/2021), mengungkapkan ia sangat bersyukur anak didiknya mampu meraih prestasi membanggakan meski pada masa pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur, di kondisi pandemi seperti ini, anggota KIR, mentor, dan pembina selalu semangat dan memberikan usaha terbaik dalam lomba. Alhamdulillah, perjuangan mereka diberikan hasil yang terbaik juga. Saya berharap perolehan ini menjadi pemacu semangat mereka untuk lebih baik lagi dan tidak terlena dengan euforia saat ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Annes juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala MTsN 1 Kota Malang, para guru, dan wali murid atas dukungan dan doanya kepada para siswa, sehingga berhasil meraih juara.

Terkait dengan pelaksanaan ISPO tahun ini, guru alumnus Universitas Negeri Malang tersebut menjelaskan bahwa ada dua tahapan yang diikuti oleh peserta.

“Teknis lomba ada dua tahap, yaitu tahap awal, seleksi administrasi dan pengumpulan naskah laporan penelitian. Selanjutnya peserta yang lolos akan mempersiapkan materi dalam bentuk power point, video profil, poster dalam bahasa Indonesia dan Inggris, serta sesi tanya jawab,” pungkasnya. (Zul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*