Malang, 5 Februari 2025 – Aula MTsN 1 Kota Malang menjadi saksi pertemuan penting dalam rangka koordinasi Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Madrasah Tsanawiyah se-Kota Malang. Acara yang berlangsung pada Rabu (5/2) ini dihadiri oleh pengawas madrasah, berbagai perwakilan madrasah, guru pembina, serta panitia porseni Kota Malang.
Ketua PORSENI 2025, Mokhamad Amin Tohari, S.Ag., M.Pd., dalam pembukaannya menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, profesionalisme, dan objektivitas dalam pelaksanaan lomba. “Porseni bukan hanya ajang unjuk bakat, tetapi juga sarana pembentukan karakter siswa. Oleh karena itu, seluruh pihak harus berkomitmen untuk menyelenggarakan kompetisi secara adil dan transparan,” ujarnya.
Setelah sambutan ketua, koordinasi dilanjutkan dengan pemaparan dari para koordinator bidang. Ary Budiono, S.Pd., selaku Koordinator cabang Olahraga bersama dengan koordinator tiap cabang lomba yaitu Atletik, Bulu Tangkis, Tenis Meja, Catur, Futsal , Bola Voli, dan Pencak Silat menyampaikan waktu dan tempat pelaksanaan serta teknis pelaksanaannya. Ia menegaskan bahwa kesiapan peserta dan perangkat pertandingan harus menjadi prioritas demi kelancaran perlombaan.
Sementara itu, Lailatul Chusniah,M.Pd selaku Koordinator Bidang bersama koordinator cabang lomba seni mulai dari tahfiz, MTQ, Kaligrafi , Pidato Bahasa Inggris, Arab dan Bahasa Indonesia, singer dan vlog juga memaparkan waktu, tempat pelaksaanaan serta teknis pelaksanaan. Lailatul Chusniah juga menekankan pentingnya aspek kreativitas dan orisinalitas dalam setiap karya yang diperlombakan.
Drs. Farid Wadjdi Sjaifullah, M.Pd selaku pengawas madrasah Kementerian Agama Kota Malang dalam penutupan koordinasi ini menekankan pemberdayaan SDM terutama guru Olahraga Madrasah Kota Malang dalam acara poseni ini. Acara koordinasi ini menjadi langkah awal yang krusial dalam memastikan PORSENI Tingkat Kota Malang 2025 berjalan sukses. Dengan persiapan yang matang dan semangat sportivitas yang tinggi, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi ajang prestasi sekaligus melakukan syiar di Kota Malang .( Humas Matsanewa)
