Malang, 6 Agustus 2025 — Rapat koordinasi lintas sektor pelaksanaan Pelatihan Teknis Remaja Teman Sebaya (RTS) Anti Narkotika digelar di Ruang Perpustakaan 1, Lantai 5 Malang Creative Center, pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, yang selama enam tahun terakhir telah dilaksanakan secara berkelanjutan oleh berbagai pihak lintas sektor di Kota Malang.
Untuk pertama kalinya, MTsN 1 Kota Malang, sebagai lembaga pendidikan dengan jumlah peserta didik yang besar, akhirnya menjadi salah satu sasaran pelatihan RTS. Sebuah langkah strategis yang sangat diapresiasi, mengingat pentingnya penguatan ketahanan remaja terhadap pengaruh negatif narkoba di lingkungan pendidikan madrasah.
Hadir dalam kegiatan koordinasi ini Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan MTsN 1 Kota Malang, Lailatul Chusniah, M.Pd, yang menyampaikan kesiapan madrasah dalam menyambut program RTS. “Kami sangat mendukung program ini. Sudah saatnya remaja kita menjadi agen perubahan dan pelopor gaya hidup sehat di kalangan teman sebayanya,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan selanjutnya mencakup Pembekalan Guru Pendamping RTS pada 20 Agustus 2025, Pelatihan Remaja Teman Sebaya pada 26–28 Agustus 2025, dan implementasi program RTS di lingkungan sekolah mulai September 2025.
Tujuan utama pelatihan RTS adalah membekali remaja agar menjadi role model yang mampu mengajak teman-temannya menjauhi narkoba dan kegiatan berisiko lainnya. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan membangun kesadaran kolektif serta kolaborasi aktif antara remaja dan guru pendamping untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan sehat.

Melalui keterlibatan aktif dalam program ini, MTsN 1 Kota Malang berkomitmen membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh dalam menjaga integritas moral di tengah tantangan zaman.(Humas Matsanewa)

