Malang- MTsN 1 Kota Malang kembali menyelenggarakan kegiatan Pondok Ramadhan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritual peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, mulai tanggal 24 hingga 27 Februari 2026, dengan pembagian peserta yaitu 24–25 Februari untuk murid putri dan 26–27 Februari untuk murid putra.
Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sistem bermalam (mabit) di lingkungan madrasah selama satu malam.
Kegiatan Pondok Ramadhan dibuka secara resmi oleh Ketua Kegiatan, Ustadz Akhmad Fauzi, S.Ag., M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya momentum Ramadhan sebagai sarana meningkatkan keimanan, kedisiplinan, serta akhlak mulia para murid MTsN 1 Kota Malang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian Materi 1 bertema Muroqobah dan Kesadaran Ilahiyah yang bertempat di aula. Materi ini disampaikan oleh Ustadzah Maya Novita, Lc., dengan pemandu Ustadzah Novia, S.Pd.I. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid putri kelas VII, VIII, dan IX dengan penuh antusias.
Selanjutnya, peserta dibagi berdasarkan jenjang kelas untuk mengikuti Materi 2. Siswa kelas VII mendapatkan materi Teori dan Praktik Sholat yang dilaksanakan di masjid, dibimbing oleh Ustadz Solehudin, S.Pd.,. Sementara itu, siswa kelas VIII dan IX mengikuti kegiatan Penilaian Wirid dan Doa di aula yang dipandu oleh Ustadz Muslich dan Ustadzah Nufus.
Pada sesi berikutnya, para peserta mendapatkan penguatan melalui materi Penguatan Akhlak melalui Integritas Pribadi yang disampaikan dr. Arief Alamsyah Nasution, M.A.R.S di aula. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan dilanjutkan dengan nonton bareng (nobar) film Islami yang sarat nilai edukatif, kemudian diisi dengan sesi Mauidzoh Hasanah yang disampaikan oleh Ustadz Mujiono dengan pendamping Ustadz Lukman. Suasana khidmat semakin terasa ketika malam hari diisi dengan Materi 3 berupa kultum Ramadhan di masjid oleh Ustadz Drs. H. Chafidz, dengan pendamping Ustadz Irtifak.
Setelah rangkaian kegiatan selesai, para peserta beristirahat di kelas yang telah ditentukan sebagai bagian dari kegiatan mabit, yang bertujuan menumbuhkan kemandirian dan kebersamaan antar peserta. Kegiatan Pondok Ramadhan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman spiritual yang mendalam serta membentuk karakter siswa yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki kesadaran ilahiyah dalam kehidupan sehari-hari. (Humas Matsanewa)
