MALANG – Suasana Senin pagi (9/2/2026) di MTsN 1 Kota Malang tampak berbeda. Seluruh civitas akademika MTsN 1 Kota Malang mengawali pekan dengan rangkaian kegiatan kokurikuler yang dirancang khusus untuk membangun karakter, kreativitas, serta ketajaman intelektual.

Lingkungan Bersih, Pikiran Jernih

Ratusan murid kelas 7 melaksanakan kerja bakti massal sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Mengenakan seragam lengkap, mereka menyisir setiap sudut madrasah—mulai dari lapangan basket, koridor, hingga area masjid—dengan alat kebersihan di tangan.

Pembagian tempat yang dibersihkan secara spesifik ini tidak hanya bertujuan menjaga estetika sekolah, tetapi juga melatih tanggung jawab dan memupuk kekompakan murid sejak dini dalam merawat “rumah kedua” mereka.

Harmoni Nasionalisme dalam Paduan Suara

Suasana khidmat dan semangat kebangsaan begitu terasa di koridor kelas 8. Para murid tengah fokus pada agenda paduan suara dengan target menghafal serta menghayati empat lagu wajib: Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta, Bagimu Negeri, dan lagu Rukun Teman.

Kegiatan ini bukan sekadar olah vokal, melainkan upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai patriotisme. Di bawah bimbingan guru fasilitator, para murid berlatih disiplin mengikuti nada, memastikan harmoni tercipta sebagai cerminan kebersamaan yang solid.

Edukasi Anti-Bullying

Sementara itu, di Aula Madrasah, murid kelas 9 mengikuti program Gesit yang dipandu oleh Smart Group. Anak kelas 9 mendapatkan materi krusial mengenai pencegahan perundungan (bullying).

Edukasi ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan saling menghargai. Hal ini diharapkan menjadi bekal karakter bagi murid kelas 9 agar menjadi pribadi yang empati saat melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Sinergi dan Kedisiplinan
Seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 08.20 WIB ini berjalan lancar berkat pendampingan dari para fasilitator.

Perpaduan kegiatan fisik, seni, dan pengembangan karakter ini, MTsN 1 Kota Malang terus membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kecintaan mendalam terhadap Tanah Air . (Humas Matsanewa)