MTsN 1 Kota Malang menyelenggarakan hari pertama Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) pada Sabtu (20/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Lembah Indah Kabupaten Malang ini menghadirkan narasumber ahli, Dr. Ani Nur Hidayati, M.Pd., seorang Widyaiswara Ahli Madya, untuk memberikan penguatan kapasitas bagi seluruh pendidik dalam menyongsong transformasi kurikulum yang lebih bermakna.
Pada sesi pertama, Dr. Ani memaparkan materi utama mengenai Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang mencakup ranah intrakurikuler, kokurikuler, hingga ekstrakurikuler. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa kasih sayang harus menjadi ruh dalam setiap aktivitas pendidikan. Para guru melakukan pemetaan Tujuan Pembelajaran dengan mengintegrasikan panca cinta di sesi pertama.
Sebagai pijakan yuridis, dipaparkan pula regulasi terbaru yaitu Keputusan Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 tentang Panduan Kurikulum Berbasis Cinta. Guru-guru diajak untuk memahami lebih dalam mengenai tema Panca Cinta, yang meliputi: Cinta Allah dan Rasul, Cinta Diri dan Sesama, Cinta Tanah Air, Cinta Lingkungan, serta Cinta Ilmu. Kelima pilar ini menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem madrasah yang religius dan humanis.
Memasuki sesi kedua, workshop berfokus pada aspek teknis yakni Penyusunan Modul Ajar Kokurikuler. Para guru melakukan pemetaan mendalam terkait korelasi antara Tujuan Pembelajaran (TP) dengan tema-tema Panca Cinta. Proses ini sangat krusial agar setiap modul yang disusun tidak hanya memenuhi capaian akademik, tetapi juga menyentuh aspek emosional dan spiritual peserta didik sesuai dengan marwah kurikulum baru tersebut.
Kegiatan hari pertama ini ditutup dengan reflektif. Yoga Prasetya, M.Pd. selaku perwakilan guru menyampaikan refleksinya terkait materi Kurikulum Berbasis Cinta. Dengan workshop ini, MTsN 1 Kota Malang membuktikan komitmennya untuk terus menjadi pionir dalam mencetak generasi unggul yang cerdas secara intelektual dan kaya akan nilai-nilai kasih sayang. (Humas Matsanewa)
