Home » Akademik » Laksanakan PTMT, MTsN 1 Kota Malang Berikan Layanan Secara Luring dan Berani
Laksanakan PTMT, MTsN 1 Kota Malang Berikan Layanan Secara Luring dan Berani

Laksanakan PTMT, MTsN 1 Kota Malang Berikan Layanan Secara Luring dan Berani

Kota Malang (MTsN 1) – Sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Malang Nomor 15 tahun 2021 tentang penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), MTsN 1 Kota Malang juga telah melaksanakan kegiatan tersebut yang dimulai pada 19-24 / 4/2021 untuk kelas 9 Sedang PTMT untuk kelas 7 dan 8 di mulai pada Senin (26/4/2021).

Kegiatan PTMT ini juga dilaksanakan dengan memenuhi persyaratan, yaitu (1) jumlah siswa yang melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas sebanyak 50% dari jumlah total, (2) telah mendapatkan persetujuan dari orang tua, dan (3) siswa yang tidak mendapatkan persetujuan dari orang tua untuk melakukan PTMT dapat mengikuti pembelajaran secara daring melalui e-learning dan Zoom Meetings.

Dalam pembelajaran pun, MTsN 1 Kota Malang juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Semua warga madrasah diwajibkan untuk (1) menggunakan masker medis atau masker kain tiga lapis yang menutup hidung, mulut, sampai dagu; (2) saat akan masuk madrasah wajib melalui bilik uap, melakukan pengecekan suhu tubuh, dan mencuci tangan dengan sabun; (3) menjaga jarak minimal 1,5 meter; serta (4) tidak melakukan kerumunan.

Dikarenakan siswa yang masuk hanya 50%, maka madrasah membagi jadwal masuk siswa sebagai berikut. Siswa dengan nomor presensi 1 sd 16 melaksanakan PTMT pada Senin, Selasa, dan Rabu. Kemudian siswa nomor presensi 17 sd 32 melaksanakan PTMT pada Kamis, Jumat, dan Sabtu.

Meski siswa yang masuk hanya 50%, namun madrasah memastikan semua siswa mendapatkan materi yang sama. Hal ini karena MTsN 1 Kota Malang telah menerapkan layanan kelas digital yang dapat memberikan layanan secara luring dan berani pada siswa.

Setiap kelas telah dilengkapi dengan proyektor LCD dan webcam , sehingga selain guru mengajar secara tatap muka juga menggunakan aplikasi Zoom Meetings pada kegiatan tersebut. Sehingga siswa yang berada di rumah bisa mendapatkan materi yang benar oleh guru.

Selain itu, penggunaan e-learning madrasah juga tetap dimaksimalkan oleh guru. Misalnya untuk menyampaikan materi pembelajaran, menyerahkan tugas tersebut. (Zul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*