MTsN 1 Kota Malang (Matsanewa) menggelar kegiatan Puncak Kokurikuler bagi siswa kelas 9 pada hari Kamis, 30 Oktober 2025. Mengusung tema besar “Smart Energy, Smart Food, Teknologi untuk Kehidupan Berkelanjutan”, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kreativitas dan kesadaran siswa terhadap isu-isu lingkungan dan teknologi terapan. Acara yang dipusatkan di lapangan basket dan aula madrasah ini berlangsung semarak dengan antusiasme tinggi dari para peserta.

Pembukaan kegiatan ini menjadi momen penting yang dihadiri oleh sejumlah tokoh di lingkungan Kementerian Agama dan pendidikan Kota Malang. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Abdul Mughni, M.Pd., secara resmi membuka acara. Turut hadir pula Dra. Chusnul Chotimah, M.Ag. (Ketua Kelompok Kerja Pengawas Madrasah), Bapak Farid, M.Pd (Pengawas Madrasah), serta Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd. Dalam sambutannya, Bapak Abdul Mughni mengapresiasi inovasi yang dilakukan MTsN 1 Kota Malang, berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah nyata bagi siswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dalam solusi kehidupan sehari-hari yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Inti dari Puncak Kokurikuler kali ini adalah lomba dan penilaian proyek siswa, khususnya proyek pembuatan mobil mini bertenaga smart energy. Proses penilaian dibagi menjadi dua tahap krusial untuk mengukur aspek teknis dan kemampuan presentasi siswa. Tahap pertama adalah Lomba Balap Mobil Mini di lapangan, di mana performa dan efisiensi energi mobil dinilai langsung oleh juri Pak Iip dan Pak Budi. Kecepatan, kestabilan, dan inovasi desain menjadi poin utama dalam kategori ini.

Usai menguji kemampuan teknis di lapangan, para siswa melanjutkan ke tahap kedua, yaitu Presentasi Mobil Mini di aula. Dalam sesi ini, siswa harus mempresentasikan konsep di balik desain dan teknologi mobil mini mereka, termasuk aspek smart energy dan kontribusinya terhadap kehidupan berkelanjutan. Aspek orisinalitas ide, kejelasan penyampaian, dan potensi keberlanjutan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Pak Kholish dan Pak Shohib. Tahap ini menjadi penting untuk melatih kemampuan komunikasi ilmiah dan berpikir kritis siswa.

Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari pembelajaran kokurikuler selama satu semester, yang menitikberatkan pada integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai agama. Melalui proyek Smart Energy, Smart Food, dan pemanfaatan teknologi, diharapkan lulusan MTsN 1 Kota Malang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi sebagai agen perubahan untuk lingkungan dan masa depan yang lebih baik. (Humas Matsanewa)