MTsN 1 Kota Malang sukses menyelenggarakan kegiatan akbar bertajuk “Ngaji Literasi” yang menghadirkan penulis nasional best seller sekaligus peraih Museum Rekor (MURI) sebagai penulis buku paling banyak, Ahmad Rifa’i Rif’an. Acara yang terselenggara berkat kerja sama apik antara Gramedia, MTsN 1 Kota Malang, dan MGMP Bahasa Indonesia MTs Kota Malang ini berlangsung meriah di aula madrasah pada Rabu (29/10/2025) pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.

Kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dengan kehadiran lebih dari 700 peserta, terdiri dari seluruh siswa kelas VII dan VIII MTsN 1 Kota Malang, serta para guru Bahasa Indonesia se-Kota Malang. Kehadiran tamu istimewa dari jajaran Kementerian Agama, yakni Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Malang, Abdul Mughni, M.Pd. dan Bapak Farid selaku pengawas madrasah, turut memperkuat nuansa resmi dan pentingnya acara ini sebagai upaya peningkatan budaya literasi di lingkungan madrasah. Sementara itu, jalannya pemaparan materi dipandu oleh moderator yang kompeten, Yoga Prasetya, M.Pd., selaku Ketua MGMP Bahasa Indonesia Kota Malang.

Dalam sesi pemaparannya yang inspiratif, Ahmad Rifa’i Rif’an membagikan kiat-kiat suksesnya menembus dunia kepenulisan hingga meraih rekor MURI. Ia secara lugas mematahkan anggapan bahwa menulis adalah hal yang sulit dan hanya untuk orang-orang tertentu. Menurutnya, rahasia utama untuk menjadi penulis produktif sangatlah sederhana: “Menulis itu mudah, asalkan ada niat dan usaha untuk fokus menulis.”

Pesan ini memberikan suntikan motivasi yang kuat, terutama bagi para siswa dan guru untuk segera memulai dan konsisten dalam berkarya.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Malang, Abdul Mughni, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif MTsN 1 Kota Malang dalam menyelenggarakan kegiatan literasi yang begitu strategis. Beliau berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, namun mampu menumbuhkan tunas-tunas penulis baru dari kalangan madrasah, yang kelak akan menyumbangkan karya-karya bermutu bagi bangsa.

Secara keseluruhan, “Ngaji Literasi” ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam menggalakkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di Kota Malang. Kolaborasi antar-lembaga ini membuktikan sinergi yang efektif antara sekolah, komunitas guru, dan pihak penerbit dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang kaya akan wawasan dan kreativitas. Dengan antusiasme peserta yang tinggi dan pesan kunci yang jelas dari narasumber, MTsN 1 Kota Malang optimis bahwa semangat dan kemampuan menulis siswa dan guru akan meningkat signifikan pasca-kegiatan ini. (Humas Matsanewa)