Malang – MTsN 1 Kota Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kemampuan bahasa Inggris siswa melalui pelaksanaan Ujian Pengembangan Bahasa Inggris (PBIG) untuk Program Kelas Bilingual. Ujian ini berlangsung pada Rabu, 3 Desember 2025, dan dilaksanakan serentak di tiga kelas bilingual, yakni 7L, 8L, dan 9L.

Kegiatan PBIG tahun ini dirancang tidak hanya sebagai evaluasi kemampuan, namun juga sebagai pengalaman belajar yang bermakna bagi para siswa. Setiap level kelas diuji dengan metode yang berbeda, meliputi writing, listening, reading, dan speaking.

Namun, perhatian terbesar tertuju pada pelaksanaan ujian speaking di kelas 7L. Kelas tersebut mendapat kesempatan istimewa karena sesi ujian dipandu langsung oleh Muhammad Shamsh Ansari, mahasiswa S1 Manajemen dari Universitas Negeri Malang (UM) yang berasal dari India. Kehadirannya memberikan suasana ujian yang lebih hidup, interaktif, dan otentik, karena siswa dapat berlatih komunikasi langsung dengan penutur asing non-Indonesia.

Para siswa terlihat antusias dan bersemangat saat mengikuti sesi speaking. Banyak di antara mereka yang mengaku mendapatkan pengalaman baru, terlebih karena harus berinteraksi menggunakan bahasa Inggris secara spontan. Selain itu, Ansari memberikan umpan balik yang konstruktif dan mendorong siswa untuk lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris di kehidupan sehari-hari.

Ketua program kelas bilingual MTsN 1 Kota Malang, Dyah Khomsiyati W.M S.Pd menyampaikan bahwa kehadiran penguji internasional ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk memperluas wawasan global siswa. Dengan interaksi langsung bersama mahasiswa asing, diharapkan siswa tidak hanya meningkatkan keterampilan berbahasa, tetapi juga mengenal keberagaman budaya.

Kegiatan PBIG tahun ini sukses terlaksana dan memberikan warna baru dalam proses pembelajaran bahasa Inggris di MTsN 1 Kota Malang. Pengalaman ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk terus mengembangkan kemampuan bahasa asing sebagai bekal menghadapi era global. ( Humas Matsanewa)