Home » Berita Terbaru » Siswa Belajar di Rumah, MTsN 1 Kota Malang Fasilitasi dengan Pembelajaran Daring
Siswa Belajar di Rumah, MTsN 1 Kota Malang Fasilitasi dengan Pembelajaran Daring

Siswa Belajar di Rumah, MTsN 1 Kota Malang Fasilitasi dengan Pembelajaran Daring

Kota Malang (MTsN 1) – Berdasarkan Surat edaran Menteri Agama SE. 5 Tahun 2020, tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada kementerian Agama, maka Siswa madrasah harus belajar di rumah sampai 21 April 2020.

Menyikapi hal ini MTsN 1 Kota Malang telah menyiapkan program pembelajaran secara daring (online) agar siswa tidak ketinggalan materi. Selain itu, madrasah juga memberikan informasi dan materi kecakapan hidup agar siswa tetap menjaga hidup bersih dan sehat dalam upaya pencegahan Covid-19.

Dikutip dari seru.co.id, Kepala MTsN 1 Kota Malang, Samsudin mengungkapkan, madrasah telah menerapkan berbagai aplikasi pendukung dalam pembelajaran daring bagi siswa. Misalnya Google Classroom, Edmodo, Zoom Cloud, Skype, WhatsApp, dan lainnya.

“Kami memberi kebebasan (pada guru) menggunakan aplikasi apa saja. Tergantung kesepakatan guru, siswa, dan orang tua. Kami juga terus melakukan evaluasi tiap minggu atas pembelajaran daring yang sudah dilakukan. Tentunya dengan menyesuaikan kebutuhan, tak sekadar sesuai kurikulum. Namun, ada pembelajaran peningkatan keimanan, karakter, dan kesehatan bersama keluarga,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Pak Sam ini menyampaikan, penekanan pembelajaran dalam pekan ini dititikberatkan pada pemahaman siswa agar terhindar dari Covid-19.

“Para guru kami instruksikan memberikan materi daring yang produktif. Sehingga tak hanya bermanfaat bagi siswa, namun juga keluarga dan lingkungan sekitar rumah. Terutama dalam menjaga kesehatan, makanan bergizi, olahraga, istirahat cukup, kebersihan lingkungan, dan dipastikan tidak mendatangi tempat umum,” imbuhnya.

Terkait dengan teknis kelulusan siswa kelas 9 akan digunakan nilai rapor semester 1 hingga semester 5 dan nilai UAMBN-BK yang telah dilaksanakan.

“Ada rambu-rambu yang telah ditetapkan Kemenag. Intinya dengan pola ini, justru penilaian lebih dimudahkan karena saat ini fokusnya bagaimana anak-anak tetap terjaga kesehatannya,” pungkas Samsudin.

Hal senada diungkapkan Waka Kurikum MTsN 1 Kota Malang, M. Kholish Widodo, dengan melihat kondisi saat ini dan berdasarkan surat edaran terbaru dari Kanwil Kemenag Jatim maka guru tidak diperkenankan memberikan tugas yang terlalu berat kepada siswa.

“Saat ini kami juga memberikan materi pada siswa tentang pola hidup sehat, pengetahuan pencegahan Covid-19, dan peningkatan ibadah bersama keluarga,” jelasnya.

Selain itu, madrasah juga memberikan informasi tautan situs belajar mandiri yang nantinya bisa dimonitor guru yang orang tua siswa.

“Ada beberapa link belajar yang kami berikan untuk belajar mandiri. Misalnya Rumah Belajar Kemendikbud, Ruang Guru, Kelas Pintar, Sekolahmu, Zenius, dan lainnya. Tujuan saat ini adalah bagaimana anak-anak tetap sehat, nyaman, dan aman, sehingga terhindar dari Covid-19,” tegas guru IPA kelas 9 tersebut. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*